A Letter to the Church from a Technologist

Letter from a technologist to the churchDear Church,

We love you, but sometimes we feel like you don’t get us. We’re builders, explorers, inventors. We love making awesome things and sharing them with the world. We love seeing the future and making it real for others to experience.

We love creating the impossible.

We love wowing people with that magical moment when what we build exactly meets their needs. That moment when dreams come true. We don’t mind working hard, putting in long hours, trying and failing and trying again, because we crave the reward of seeing our ideas come to life and benefitting lots of people.

We love talking and working with others who share our pleasure.

We don’t mind helping adults learn how to use their iPhones, getting the projector working, or making a beautiful website–it’s just that we can do so much more.

We’re just like everybody else. We want to connect our faith with our passion. We want to use our gifts to advance the gospel, to advance the Kingdom of God. We want to do what we love for a cause that matters.

It’s hard to find this in the secular workplace and it’s really hard to do this alone.

Can the Church be the place? Can it be the place where we develop our technical gifts? Can it give us the opportunities to cast a vision, experiment, try and fail and try again to build things for the Gospel? Can it bring together the community we crave?

Will the Church help us to help her?

We love you Church, that’s why we want to give you the best we have to offer: our creativity, our skill, our inventiveness, our focus, our drive, our curiosity.

We want the Church to lead the change curve, to out-create, out-invent, out-innovate the world, contributing to the state of the art for the sake of the Gospel. We want to contribute our unique gifts to creating amazing foretastes of God’s Kingdom for others to enjoy.

Dear Church, will you help us do this–for the glory of Christ and the salvation of the nations?

Love,

Your Technologist Brothers and Sisters


Translated into Bahasa Indonesia:

Kepada Gereja,

Kami mengasihi Anda, tetapi terkadang kami merasa bahwa Anda tidak mengerti kami. Kami adalah pembangun, penjelajah, penemu. Kami suka membuat hal-hal yang menakjubkan dan membagikannya kepada dunia. Kami suka melihat masa depan dan membuatnya menjadi kenyataan untuk dialami oleh orang lain.

Kami suka menciptakan yang mustahil.

Kami suka membuat orang kagum dengan menggunakan saat yang ajaib di mana hal yang kami buat memenuhi kebutuhan mereka dengan tepat. Saat di mana mimpi menjadi kenyataan. Kami tidak keberatan untuk bekerja keras, memakai banyak waktu, mencoba dan gagal dan mencoba lagi, karena kami ingin melihat ide kami menjadi nyata dan membantu banyak orang.

Kami suka berbicara dan bekerja dengan orang-orang lain yang memiliki kesukaan yang sama.

Kami tidak keberatan membantu orang dewasa belajar bagaimana cara menggunakan iPhone mereka, cara menggunakan proyektor, ataupun cara membuat situs web yang indah – hanya saja kami dapat melakukan jauh lebih banyak dari itu.

Kami sebetulnya sama seperti orang lain. Kami mau menghubungkan iman kami dengan kegemaran kami. Kami ingin menggunakan karunia kami untuk memajukan Injil dan Kerajaan Allah. Kami ingin melakukan hal yang kami sukai demi tujuan yang bermakna.

Hal ini sulit ditemukan di tempat kerja sekuler dan sangat sulit untuk dilakukan sendiri.

Dapatkah Gereja menjadi tempat untuk itu? Dapatkah Gereja menjadi tempat untuk mengembangkan karunia teknis kami? Dapatkah Gereja memberi kesempatan bagi kami untuk membuat gambaran, bereksperimen, mencoba dan gagal dan mencoba lagi untuk membangun sesuatu demi memberitakan Injil? Dapatkah Gereja membuat komunitas yang kami ingini?

Akankah Gereja membantu kami untuk membantunya?

Kami mengasihi Anda, Gereja, dan karena itulah kami ingin memberikan yang terbaik yang kami miliki kepada Anda: Kreativitas kami, kemampuan kami, daya temu kami, fokus kami, semangat kami, rasa ingin tahu kami.

Kami ingin Gereja untuk memimpin gerakan perubahan, untuk mengalahkan dunia dalam mencipta, menemukan, dan berinovasi, serta memberikan sumbangsih kepada perkembangan jaman demi kepentingan Injil. Kami ingin menyumbangkan karunia kami yang unik untuk memberikan gambaran lebih awal tentang Kerajaan Allah yang luar biasa yang dapat dinikmati oleh semua orang.

Gereja terkasih, maukah Anda membantu kami untuk mewujudkan hal ini–demi kemuliaan Allah dan keselamatan bagi bangsa-bangsa?

Dengan penuh kasih,
Saudara-saudari Anda yang ahli teknologi

Published by

Chris Lim

I’m the founder of TheoTech (www.theotech.org), a company activating a movement of Technology Entrepreneurship for the Gospel. This means beginning with God as the Customer and working backwards to invent products that deliver outcomes He desires. I created Ceaseless (ceaselessprayer.com) and SPF.IO (spf.io) as two examples of this principle in action. I’d love to connect if you’re passionate about using the best business and technology have to offer to advance God’s Kingdom.

One thought on “A Letter to the Church from a Technologist”

Leave a Reply